10 Cara Mudah Mengatasi Varises Saat Hamil

Tahukah Ibu bahwa saat hamil bisa saja mengalami varises? Varises saat hamil dapat terjadi di tiga lokasi, yaitu area kaki, panggul bagian bawah, dan area vagina (vulva). Masalah kesehatan ini tergolong tidak berbahaya, tetapi gejalanya dapat mengganggu Ibu untuk beraktivitas sehari-hari. Mari kita cari tahu lebih dalam tentang varises pada ibu hamil!

Varises Saat Hamil
Varises Saat Hamil

Mengenal Varises Saat Hamil

Seperti yang sudah Ibu ketahui, varises adalah kondisi ketika pembuluh darah yang berada tepat di bawah kulit membesar karena mengalami pembengkakan dan pelebaran. Hal ini terjadi ketika katup di pembuluh darah vena melemah atau tertekan sehingga tidak mampu mengirim darah ke jantung. Akibatnya, darah menumpuk di pembuluh dan terlihat menonjol, serta berwarna kebiruan atau keunguan. Varises saat hamil lebih sering terjadi pada trimester ketiga dan dapat hilang dengan sendirinya 2 sampai 3 bulan setelah melahirkan. 

Selain di kaki, ibu hamil juga sangat rentan mengalami varises di area luar vagina (vulva). Studi yang dilakukan pada tahun 2017 menunjukkan bahwa sebanyak 1-2 dari 5 orang ibu hamil mengalami varises vagina. Hal ini terjadi karena volume darah meningkat ke area sekitar panggul sedangkan kecepatan aliran dari tubuh bagian bawah ke jantung menurun. Keadaan ini akan membaik dalam waktu sekitar 6 minggu setelah melahirkan. Namun, jika Ibu mengalami varises di vagina, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter karena jika semakin parah dapat menyebabkan komplikasi deep vein thrombosis (DVT), serta menurunkan kemungkinan untuk bisa melakukan persalinan normal. 

Cerita Pengalaman Ibu yang Mengalami Varises Saat Hamil

Cerita pengalaman ini sedikit berbeda dari lokasi penyakit varises biasanya, tapi ternyata dialami oleh ibu hamil. Ada seorang Ibu dengan nama alias Ami, didiagnosis menderita varises rahim setelah melahirkan anak keduanya. Di bulan keempat, penyakit tersebut membuat keadaan memburuk dan menyebabkan Ibu Ami lemas dan pusing sampai tidak dapat beraktivitas sama sekali. 

Dokter telah mengantisipasi kemungkinan terburuk yang akan terjadi yaitu hanya salah satu yang dapat diselamatkan. Meskipun perasaan Ibu Ami patah hati, takut, dan gelisah, beliau tetap bangkit dan berusaha menjaga kondisi tubuhnya. Usaha yang dilakukan adalah menghindari pekerjaan berat, minum vitamin, istirahat yang cukup dan menjaga pola makan, serta tetap berdoa. 

Dengan perjuangan yang berat dan sikap positif, Ibu Ami akhirnya bisa melahirkan bayinya di usia kandungan 39 minggu dan keadaan Ibu dan bayinya pun sehat. Harapan dan kegigihan Ibu Ami membuahkan hasil yang manis di perjalanan kehamilan sampai melahirkan. 

Penyebab Varises Saat Hamil

Penyebab Varises Saat Hamil
Penyebab Varises Saat Hamil

Area tubuh yang mengalami varises adalah kaki, panggul ke bawah, bagian luar vagina (vulva), dan bahkan di rahim. Meskipun lokasinya berbeda, varises saat hamil disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

  1. Meningkatnya kadar hormon progesteron sehingga terjadi pelebaran dinding pembuluh darah 
  2. Meningkatnya volume darah merah menyebabkan adanya tekanan pada pembuluh darah vena dan berakibat sulitnya aliran darah dari kaki menuju panggul
  3. Ukuran tubuh janin di dalam perut yang semakin besar menekan pembuluh darah vena di sekitar panggul dan menyebabkan perubahan aliran darah di sekitar panggul dan kaki

Hal lain yang dapat meningkatkan risiko Ibu mengalami varises adalah terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung garam/sodium, kurang makanan berserat, faktor genetik, dan obesitas. 

Gejala Varises Saat Hamil

Saat mengalami varises, Ibu mungkin saja tidak merasakan sakit dan hanya melihat tonjolan pembuluh darah yang berwarna biru atau ungu. Namun, ada beberapa gejala yang perlu diperhatikan, seperti: 

  • Kaki terasa berat dan pegal 
  • Gatal, berdenyut, kram, atau terasa panas di area kulit yang mengalami varises 
  • Perubahan warna kulit sekitar area yang mengalami varises
  • Terasa semakin menyakitkan saat duduk atau berdiri terlalu lama

Apabila Ibu merasa semakin tidak nyaman dengan kondisi ini atau varises tidak kunjung membaik setelah 3 bulan persalinan, sebaiknya Ibu berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Cara Mengatasi Varises Saat Hamil

Varises saat hamil dapat sembuh dengan sendirinya dengan memperbaiki beberapa kebiasaan ini: 

  1. Kurangi duduk atau berdiri dalam waktu lama. Pastikan Ibu mengubah posisi dalam jeda waktu tertentu
  2. Menjaga berat badan agar tidak mengalami overweight/kegemukan atau obesitas saat hamil. Tekanan ekstra pada pembuluh darah membuatnya bekerja lebih ekstra agar dapat mengirim darah kembali ke jantung. Maka disarankan bagi Ibu untuk mengurangi berat badan sesuai dengan anjuran dokter
  3. Membatasi jumlah asupan garam untuk meminimalisir pembengkakan pembuluh darah
  4. Minum banyak air dan perbanyak konsumsi serat untuk memperlancar dan dapat menghindari sembelit saat buang air besar (BAB) 
  5. Hindari aktivitas berat karena dapat menyebabkan tekanan pembuluh darah ke jantung meninggi. Ibu bisa memilih olahraga yang ringan atau sesekali melakukan peregangan 
  6. Memakai stoking kompresi 
Stoking Kompresi untuk Mengatasi Varises Saat Hamil
Stoking Kompresi untuk Mengatasi Varises Saat Hamil

Ini adalah stoking khusus untuk mengatasi varises. Stoking ini bertujuan untuk memperlancar sirkulasi darah di area kaki. Fungsinya mencegah pelebaran varises, bukan menyembuhkan. Pemakaiannya pun hanya saat beraktivitas saja dan dilepas saat tidur atau sedang beristirahat.

Ada berbagai macam ukuran, bentuk, dan level kekuatan. Ibu sebaiknya memilih stoking yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu kuat. Stoking ini bisa dibeli secara online atau sebaiknya dengan resep dokter agar ukuran yang dibeli lebih pas untuk kebutuhan Ibu

  1. Tidur miring ke kiri agar membantu mengurangi tekanan pada vena cava inferior. Pembuluh vena ini berfungsi mengalirkan darah yang kekurangan oksigen dari tubuh bagian bawah kembali ke jantung
  2. Gunakan pakaian yang nyaman. Ibu bisa cek rekomendasinya di 3 Rekomendasi Baju Ibu Hamil dan Menyusui yang Ramah Dompet
  3. Saat berbaring, angkat dan luruskan kaki ke atas agar membantu memperlancar aliran darah kembali ke jantung. Selain itu, hindari menyilang kaki saat Ibu duduk karena dapat menghambat sirkulasi darah
Mengatasi Varises Saat Hamil
Mengatasi Varises Saat Hamil
  1. Hindari menggunakan sepatu berhak tinggi. Sebaiknya selama kehamilan menggunakan sepatu sol datar karena tidak menyebabkan tekanan berlebihan di otot betis sehingga sirkulasi darah menjadi lancar dan sehat

Varises saat hamil merupakan salah satu kondisi yang sering terjadi. Bila Ibu mengalaminya, jangan khawatir karena masalah ini akan membaik setelah melahirkan. Oleh karena itu, Ibu bisa mencoba terapkan kebiasaan di atas! Jangan lupa beritahukan Ibu lainnya ya, Bun 

Referensi 

Related Posts

Comments

Stay Connected

spot_img

Recent Stories