Pertama Kali Periksa Kehamilan? 4 Hal yang Perlu Diketahui

periksa kehamilan

Kehamilan adalah peristiwa yang banyak dinantikan para pasangan terutama yang baru mengalaminya pertama kali. Banyak Ibu dan pasangan yang ingin mempersiapkan dengan matang hal-hal yang akan dilakukan saat mengandung calon buah hati kelak. Namun, apa saja yang harus dilakukan saat melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas pelayanan kesehatan atau konsultasi kehamilan ke bidan untuk pertama kali? Yuk, simak artikel di bawah ini!

Periksa Kehamilan Pertama

Periksa Kehamilan Pertama Kali
Periksa Kehamilan Pertama Kali

Selama trimester pertama, periksa kehamilan meliputi tes darah, pemeriksaan fisik, hingga konsultasi terkait gaya hidup sehat untuk memiliki kehamilan yang sehat. Setiap Ibu memiliki pilihannya masing-masing perihal tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Ada yang memilih dokter kandungan ataupun bidan. Kedua hal tersebut sama saja, yang terpenting Ibu melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur. 

Berikut beberapa hal yang harus Ibu perhatikan saat melakukan pemeriksaan kehamilan atau konsultasi terkait kehamilan:

  1. Penyedia layanan kesehatan akan bertanya tentang riwayat kesehatan

Hal yang akan ditanyakan, antara lain:

  • Siklus menstruasi, riwayat kehamilan sebelumnya
  • Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga Ibu
  • Paparan terhadap zat yang kemungkinan beracun
  • Obat-obatan yang Ibu minum, termasuk vitamin dan suplemen
  • Gaya hidup Ibu, seperti penggunaan alkohol, kafein, narkoba atau tembakau
  • Daerah yang Ibu kunjungi beberapa bulan terakhir, terutama daerah yang memiliki penyakit menular, seperti malaria, TBC, virus Zika, dan cacar monyet.

Selain itu, Ibu juga diharapkan untuk terbuka terkait hal sensitif, seperti kekerasan dalam rumah tangga ataupun penggunaan obat terlarang di masa lalu. Hal tersebut dapat membantu penyedia layanan kesehatan memberikan pelayanan yang tepat kepada Ibu dan calon buah hati.

  1. Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengetahui apakah berat badan Ibu sudah ideal untuk memiliki kehamilan yang sehat. Pemeriksaan fisik yang dilakukan termasuk pemeriksaan payudara dan panggul, sehingga bisa saja Ibu dianjurkan melakukan pap smear, yaitu tes untuk mendeteksi potensi kanker serviks. Bahkan, Ibu mungkin juga memerlukan pemeriksaan jantung, paru-paru, dan tiroid. Hal tersebut tergantung pada kondisi kesehatan Ibu masing-masing.

  1. Tes laboratorium

Tes laboratorium yang akan dilakukan pada kunjungan prenatal pertama kali adalah:

  • Tes golongan darah dan faktor rhesus
Periksa Kehamilan Pertama Kali
Periksa Kehamilan Pertama Kali

Tes golongan darah dilakukan untuk mengetahui tipe golongan darah Ibu jika membutuhkannya nanti, misalnya saat mengalami pendarahan selama kehamilan atau persalinan. 

Ibu juga akan mengetahui tipe rhesus positif atau negatif. Jika darah Ibu mengandung rhesus negatif dan pasangan rhesus positif, maka hal tersebut perlu dikonsultasikan kepada penyedia layanan kesehatan. Perbedaan rhesus antara ibu hamil dan janin menyebabkan tubuh Ibu memproduksi antibodi yang dapat merusak sel darah merah janin sehingga membahayakan kesehatannya.

Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang ditemukan dalam sel darah merah untuk membawa oksigen dari paru-paru ke bagian tubuh lainnya. Kadar Hb yang rendah adalah salah satu tanda dari anemia yang dapat membuat Ibu mudah lelah dan memengaruhi kehamilan. Untuk lengkapnya, Ibu dapat membacanya di artikel Berbahayakah Kadar Hb Rendah Menjelang Persalinan? 

Penyakit yang perlu dicegah agar tidak membahayakan Ibu dan janin adalah rubella, cacar air, hepatitis B, sifilis, gonore, klamidia, dan HIV/AIDS. Oleh karena itu, ketika pemeriksaan kehamilan Ibu akan melakukan tes darah ataupun tes urine untuk memeriksa potensi penyakit tersebut.

  1. Memeriksa keadaan janin

Penyedia layanan kesehatan akan melakukan tes skrining genetik prenatal untuk memeriksa masalah genetik janin tertentu, seperti down syndrome, yaitu kondisi seseorang memiliki kromosom berlebih sehingga berdampak pada perkembangan tubuh dan otak bayi.

Selain melakukan berbagai macam tes dan pemeriksaan, penyedia layanan kesehatan akan berdiskusi beberapa hal dengan Ibu, yaitu:

  1. Gaya hidup selama hamil

Ibu akan dianjurkan bidan atau dokter untuk memiliki gaya hidup yang sehat, seperti pentingnya perawatan gigi, vaksinasi, dan hal-hal yang perlu diperhatikan jika melakukan perjalanan selama kehamilan.

  1. Ketidaknyamanan saat hamil

Ibu mungkin akan melihat beberapa perubahan pada tubuh, seperti payudara terasa lunak dan bengkak, mengalami morning sickness, dan lainnya. Hal tersebut dapat Ibu konsultasikan kepada penyedia layanan kesehatan jika menurut Ibu tanda yang muncul sudah tidak wajar. 

Baca juga Cara Mengatasi Morning Sickness Berkepanjangan Saat Hamil

Pertanyaan yang Biasanya Ditanyakan Saat Periksa Kehamilan Pertama

Nah, selain melakukan berbagai macam pemeriksaan, ketika kunjungan kehamilan pertama, Ibu tentunya bingung akan beberapa hal atau ingin konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan, berikut beberapa pertanyaan yang dapat ditanyakan saat kunjungan pertama kehamilan:

  • Berapa berat badan yang ideal saat hamil? 
  • Makanan apa saja yang harus dihindari selama kehamilan?
  • Apakah suplemen dapat dikonsumsi selama kehamilan?
  • Apakah boleh berolahraga atau melakukan hubungan seks saat hamil?
  • Apakah saya masih bisa bekerja saat hamil?
  • Siapa yang harus dihubungi jika terjadi keadaan darurat pada kehamilan saya?

Untuk pertanyaan lainnya Ibu bisa coba tonton salah satu video dari dokter kandungan terkait hal yang harus ditanyakan saat pemeriksaan kehamilan pertama, yuk klik link nya di sini.

Nah, setelah mengetahui hal yang akan dilakukan saat melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas atau rumah sakit hingga pertanyaan apa saja yang dapat Ibu ajukan kepada penyedia layanan kesehatan, Ibu jangan ragu lagi ya untuk memeriksakan perkembangan kehamilan agar Ibu dan calon bayi selalu dalam keadaan sehat. 

Yuk, bagikan artikel ini dengan ibu hamil lainnya, Bun!

Referensi: